Jumat, 21 November 2014

apartemen mewah



JAKARTA, KOMPAS.com - Harga properti, khususnya apartemen supermewah, di Jakarta terus melambung tinggi. Jika tahun lalu harga rerata masih berada pada kisaran Rp 46 juta per meter persegi, tahun ini menjadi rerata sekitar Rp 50 juta per meter persegi.
Tahun depan harga-harga itu diprediksi akan melesat lagi, mencapai rerata Rp 55 juta per meter persegi. Posisi angka tertinggi saat ini masih didominasi apartemen supermewah di kawasan central business distric (CBD) Jakarta.
Satu di antara apartemen supermewah sedang dipasarkan adalah LA City Apartemen di dalam area kawasan bisnis TB simatupang Jakarta. Saat ini posisi harga hunian jangkung yang  tersedia 1000 unit itu sudah mencapai Rp 700 jt per unit untuk ukuran 44 meter persegi atau Rp 17 juta per meter persegi di luar pajak.
Menurut PT.PANCANAKA Group, PT.SPEKTA PROPERTY, harga tersebut masih akan berubah tahun depan. Kenaikannya bisa mencapai lima hingga delapan persen.
"Kami putuskan untuk menaikkan harga jual bukan hanya karena didorong perubahan harga BBM, tapi karena demand-nya memang tinggi. Walau harganya mahal, tapi sudah terokupasi 80 persen," kata direksi pengembang kepada Kompas.com, Selasa (18/11/2014).
Saat ini, meskipun harga apartemen supermewah tersebut terus meroket, menurut Country Head JLL Indonesia, Todd Lauchlan, masih jauh lebih rendah ketimbang harga apartemen di Bangkok, Kuala Lumpur, terlebih di Singapura.
"Harga properti kita masih sangat rendah jika dikomparasikan dengan harga properti di pasar-pasar utama dunia. Tapi, potensi kenaikan dan pertumbuhan justru tinggi. Hal ini mempertimbangkan tingginya kebutuhan akan hunian berkualitas, berkelas, di lokasi premium dan juga potensi investasi," ujar Todd.
Hal senada juga dikatakan Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda. Dia berpendapat, apartemen supermewah di Indonesia, khususnya Jakarta, masih paling rendah harganya.
"Padahal, pasarnya terus meningkat dan menjadi tuntutan kebutuhan karena menawarkan prestise, praktis, modernitas, gaya hidup dan kebanggaan. Harga apartemen supermewah punya potensi meningkat lebih tinggi karena pasokannya kurang dan pasar di segmen ini akan terus ada, bahkan terus meningkat," imbuh Ali.