Rabu, 19 November 2014

LA city apartemen

PERBANDINGAN INVESTASI EMAS DAN PROPERTY
1. Emas tidak bisa berkembang setiap bulan seperti property melewati sewa property.
Yang artinya sulit untuk mempercantik saldo rekening bank melalui emas, Ini yang dinilai kurang kalau memilih emas.
Properti memang menyenangkan apabila memiliki lokasi, lokasi, lokasi dan lokasinya strategis.Income bisa masuk ke rekening hanya duduk manis dirumah, aktivitas lainnya bisa dikerjakan dengan santai.
Bila pengelola siap dilokasi dan pembayaran sewa dilakukan via transfer, rekening akan terlihat indah setiap bulannya.Dan rata rata tingkat pendapatan dari sewa properti adalah 10% /tahun.
Tingkat pendapatan 10% / tahun ini belum ditambah dengan tingkat kenaikan harga properti tersebut per tahun, yang tentu saja presentasenya bervariasi. Lokasi yang strategis dilengkapi fasilitas umum yang lengkap akan memicu kenaikan harga properti.contoh jakarta selatan yang masih mempunyai penghijauan dibanding tempat lain diwilayah jakarta, menjadi pusat bisnis dan pendidikan membuat investor mengincar properti di daerah tersebut. apartementlacity.com
Perkembangan rencana kota, pertumbuhan penduduk dan tarif dasar listrik merupakan beberapa faktor yang juga ikut menyumbang kenaikan harga.
Perkembangan infratruktur seperti jalan tol tentu saja mempermudah akses untuk kenyamanan berkendara menuju lokasi kerja atau lokasi belanja/hiburan/pusat keramaian kota.
Selain itu, perkembangan penduduk jelas akan memicu kebutuhan tempat hunian baru yang lebih luas. Bagaimana dengan tarif dasar listrik? Produksi tulangan baja untuk konstruksi, semen, kayu hasil olahan yang merupakan beberapa komponen material untuk perumahan akan mengalami kenaikan harga, bahkan paku sepanjang dua centimeter bisa naik harganya karena naiknya tarif dasar listrik.
2. Mengenai percepatan kenaikan harga, Kenaikan harga properti dalam jangka pendek justru mengalahkan kenaikan harga emas (walaupun hal ini tergantung beberapa faktor seperti lokasi, jenis properti dan tingkat inflasi).
Seperti contohnya saat saya ngobrol dengan salah satu nasabah OutletDinar, saat itu tahun 2010 membeli rumah, harga rumahnya setara dengan nilai 2,1 kg emas. Dan sekarang, saat nilai rumah yang dibelinya 3 tahun lalu bisa diperoleh dengan harga setara dengan 4,5 kg emas.
Ini sedikit sharing dari saya, keunggulan dan kelemahan dari masing masing dua pilihan investasi ini.
Dari tulisan ini bukan berarti investasi emas lebih jelek dari properti, hanya kekuatan finansial dan kebutuhan prioritas yang akan menentukan jalan mana yang akan di pilih dan lalui terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar